Amanah

Ringkasan Kajian S-Booster Telkom Sulawesi Tengah

Persoalan besar dalam kehidupan kita adalah ketidakmampuan dalam mengemban dan menjalankan amanah ketika diberikan kepada kita. Sebagai manusia, kita diamanahkan untuk memakmurkan bumi, tetapi dalam realitasnya, berapa banyak kerusakan yang kita lakukan terhadap bumi dan kehidupan ini. Artinya, kita tidak menjalankan amanah ini dengan baik. Amanah, yang terambil dari huruf [ن م أ] mempunyai akar kata yang sama dengan kata īmān (keyakinan), amān (keamanan). Artinya, amanah hanya bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai iman, karena iman menggerakkan seseorang melakukan kebaikan; dan buah dari amanah adalah munculnya rasa aman dalam masyarakat tempat tinggalnya, karena orang tersebut menjalankan amanahnya dengan baik sebagai manusia dan abdi Tuhan. Oleh karena itu, amanah menjadi ajaran yang sentral dalam Islam. Pertanyannya tentu, mana buktinya?

Pertama, menjaga amanah adalah sifat dari para nabi dan rasul. Fakta ini dibuktikan dalam perkataaan para nabi ketika menyampaikan ajaran tauhid kepada kaumnya agar mereka menyembah Allah, mereka menguatkan dakwah mereka dengan berkata kepada mereka innī lakum rasūl amīn (aku adalah rasul yang terpercaya). Kata amīn merupakan bentuk subjek dari amanah. Perkataan ini, misalnya, diucapkan oleh para nabi seperti Nuh (Al-Syu’arā’: 107), Hud (Al-Syu’arā’: 125), Shalih (Al-Syu’arā’: 143), Luth (Al-Syu’arā’: 162), Syuaib (Al-Syu’arā’: 178), Musa (Al-Dukhān: 18). 

Kedua, salah satu tanda keimanan seseorang adalah menjaga amanah. Mungkin kita pernah teringat petuah Nabi bahwa “Tidak sempurna iman seseorang yang tidak amanah, dan tidak sempurna agama orang yang tidak menunaikan janji” (Hadis Riwayat Ahmad). Dan mereka yang menjaga janji dan amanah pasti akan sukses dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat (Al-Mu’minūn: 1, 8).  

Ketiga, amanah menjadi prinsip dasar dalam merekrut dan menyeleksi pegawai atau pekerja. Mungkin kita pernah mengingat cerita tentang Nabi Musa —‘alayhis salam— ketika melarikan diri dari Fir’aun ke Madyan. Beliau pertama kali datang ke tempat sumber air di Madyan dan menjumpai banyak orang penggembala yang meminumkan ternaknya di tempat itu. Nabi Musa menjumpai mereka saling berdesakan meminumkan ternaknya. Di tempat itu, Nabi Musa menjumpai dua orang gadis perempuan yang juga membawa ternaknya menunggu untuk meminumkan ternaknya. Karena penasaran, Nabi Musa pun mendekati keduanya dan bertanya mengapa kedua gadis itu nekad meminumkan ternaknya di tempat yang dikerumuni oleh banyak penggembala lelaki. Salah seorang dari mereka menjelaskan bahwa mereka tidak akan mungkin bisa memberi minum ternaknya hingga para penggembala tersebut pulang, sehingga sumber air tersebut kosong barulah keduanya bisa meminumkan ternaknya. Nabi Musa pun membantu kedua perempuan tersebut meminumkan ternak keduanya. Setelah itu, ia pun bermohon kepada Allah akan hajatnya berupa jaminan keamanan dan kebutuhan rezeki karena tidak memiliki perbekalan sedikitpun. Allah memperkenankan doanya dengan datangnya salah seorang dari gadis yang telah ditolongnya bahwa ayah gadis tersebut mengundangnya ke rumahnya untuk memberikan upah atau bentuk terima kasih atas pertolongannya.

Meski belum terlalu mengenalnya, salah seorang dari putrinya mengusulkan ke ayahnya itu agar mempekerjakan Nabi Musa. Ia berkata, yang perkataan tersebut direkam dalam Alquran, surat Al-Qasas: 26, إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الأمِينُ

Dua alasan yang dikemukan bahwa Nabi Musa cocok untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, adalah bahwa pemuda tersebut memiliki kapasitas fisik yang memadai (qawiy) yang disaksikannya saat menolongnya dan pasti cocok untuk menangani pekerjaan menggembala yang lazim di kawasan itu. Kapasitas lain yang dimiliki Nabi Musa adalah kepercayaan (amin) yang terlihat dari cara komunikasi dan perilakunya sejak bertemu dengannya. Usulan putrinya yang diduga adalah putri yang usianya lebih muda, bukan kakaknya, dipahami dengan baik oleh sang ayah.

Wa Allāhu a’lam bi al-sawāb

Kajian S-Booster Telkom Sulawesi Tengah
Kamis, 17 Februari 2022

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button